Kali
ini saya ingin membahas tentang sel yaitu sel hewan dan sel tumbuhan.
Pembahasan ini merupakan salah satu materi dalam pelajaran biologi.
Semoga dengan membaca penjelasan dibawah ini teman-teman bisa tau
lebih dalam tentang penjelasan sel. Langsung disimak penjelasannya
A. Pengenalan tentang sel.
Setiap makhluk hidup pasti memiliki sel.
Contoh umumnya adalah Manusia, Hewan, dan Tumbuhan.
Sel adalah bagian terkecil dari makhluk hidup. Sel juga memiliki pengertian lain yaitu
:
1. Sel adalah suatu rongga kecil yang terdapat di dalam makhluk hidup.
2. Sel merupakan ruangan diantara pembuluh-pembuluh pada sayap burung.
Sel memiliki banyak pengertian tergantung sel apa yang dimaksud.
Sel terdiri dari organel-organel yang
memiiki fungsinya masing-masing. Pada blog
ini kita akan membahas tentang organel-organel sel hewan dan tumbuhan beserta fungsinya,
dan perbedaan organel penyusun antara sel hewan dan sel tumbuhan.
B.
Sejarah dan teori sel
Sel di amati pertama kali oleh Robert Hooke
hasil pengamatan tersebut menghasilkan sebuah teori yaitu teori sel.
1. Sel merupakan dasar penyusun makhluk hidup. Oleh karena itu, semua
makhluk hidup tersusun atas sel.
2. Sel merupakan dasar penyusun fungsional dari makhluk hidup.
3. Semua sel berasal dari sel melalui proses pembelahan sel.
1. Sel merupakan dasar penyusun makhluk hidup. Oleh karena itu, semua
makhluk hidup tersusun atas sel.
2. Sel merupakan dasar penyusun fungsional dari makhluk hidup.
3. Semua sel berasal dari sel melalui proses pembelahan sel.
C.
Komponen kimia sel
Sel tersusun atas beberapa komponen kimia yaitu :
1.
Air
2.
Ion
3.
Mineral
4.
Biomolekulà karbohidrat,
protein, lemak, asam nukleat.
D.
Bagian-bagian sel secara umum.
Pada umum nya sel terdiri dari beberapa
bagian yaitu :
bagian yaitu :
1. Membran sel
2.
Sitoplasma, dan
3.
Organel-organel
Adapun fungsi dari membran plasma yaitu :
a. Melindungi organel sel dan sitoplasma.
b. Pengatur pertukaran zat yang keluar masuk kedalam sel.
c. Melakukan seleksi dalam/luar sel (selektif permeabel).
d. Sebagai tempat reaksi contohnya, reaksi cahaya, reaksi oksidasi,
dan reaksi respirasi.
e. Sebagai reseptor atau penerima rangsangan dari luar.
Membran plasma terdiri dari fosfolipid dan protein.
a.
Fosfolipid terdiri atas : ekor dan kepala.
ekor bersifat hidrofobik (Sukar/tahan terhadap air) dan kepala bersifat hidrofilik (Suka terhadap air).
ekor bersifat hidrofobik (Sukar/tahan terhadap air) dan kepala bersifat hidrofilik (Suka terhadap air).
b.
Protein dibedakan menjadi dua :
1. Protein integral yang terlihat menembus membran.
2. Protein periferal yang berada di permukaan membran.
c. Ada bagian lain yang ada pada membran plasma yaitu :
1. Protein integral yang terlihat menembus membran.
2. Protein periferal yang berada di permukaan membran.
c. Ada bagian lain yang ada pada membran plasma yaitu :
1. Glikoproteinà Karbohidrat
yang berikatan dengan protein.
2. Glikolipidà Karbohidrat yang berikatan dengan kepala fosfolipid.
2. Glikolipidà Karbohidrat yang berikatan dengan kepala fosfolipid.
2. Sitoplasma merupakan cairan yang mengisi seluruh sel.
Ciri-ciri sitoplasma:
a. Sitoplasma terletak di dalam membran plasma dan di luar nukleus.
b. Sitoplasma terdiri atas sitosol dan organel-organel.
3.
Organel-organel sel hewan dan tumbuhan
1. Dinding sel
Dinding sel merupakan struktur tebal yang terletak di luar membran sel. Namun dinding sel hanya dijumpai pada sel tumbuhan. Fungsi dari dinding sel adalah :
Dinding sel merupakan struktur tebal yang terletak di luar membran sel. Namun dinding sel hanya dijumpai pada sel tumbuhan. Fungsi dari dinding sel adalah :
a.
Melindungi bentuk sel.
b.
Melindungi bagian dalam sel.
c.
Mengatur transportasi zat.
d.
Menyokong tumbuhan yang tidak berkayu.
2. Nukleus
Nukleus merupakan inti sel. Nukleus banyak mengandung salinan gen-gen yang memberikan kode RNA ribosom. Nukleus juga mengendalikan seluruh kegiatan sel, dan mengandung informasi genetik berupa DNA. Fungsi dari nukleus adalah :
Nukleus merupakan inti sel. Nukleus banyak mengandung salinan gen-gen yang memberikan kode RNA ribosom. Nukleus juga mengendalikan seluruh kegiatan sel, dan mengandung informasi genetik berupa DNA. Fungsi dari nukleus adalah :
a.
Mengendalikan metabolisme sel.
b.
Tempat penggandaan dan transkripsi DNA.
c.
Pengatur pembelahan sel.
d.
Pembawa informasi genetik.
Nukleus memiliki bagian penting,
yaitu:
a.
Membran inti (karioteka),
sebagai pembungkus sekaligus pelindung inti.
b.
Nukleoplasma, merupakan cairan inti berbentuk
sel.
c. Nukleolus tersusun atas kumpulan gen-gen
yang memberikan kode RNA
ribosom.
ribosom.
3. Mitokondria
Mitokondria merupakan badan berbentuk granul dan filamen dalam sitoplasma. Adapun fungsi dari mitokondria adalah sebagai berikut :
Mitokondria merupakan badan berbentuk granul dan filamen dalam sitoplasma. Adapun fungsi dari mitokondria adalah sebagai berikut :
a. Tempat terjadinya respirasi sel yang dapat menghasilkan energi.
b Mitokondria memiliki enzim-enzim yang
melakukan oksidasi makanan dan
mensintesa ATP untuk energi pada sel.
mensintesa ATP untuk energi pada sel.
Orgenel ini terdiri atas :
a.
Membran luar
b.
Membran dalam
c.
Matriks
4. Ribosom
Ribosom merupakan butiran dalam setiap sel yang berfungsi sebagai tempat sintesis protein, protein yang baru di sintesa dikemas dalam satu organel yang di batasi membran.
Ribosom merupakan butiran dalam setiap sel yang berfungsi sebagai tempat sintesis protein, protein yang baru di sintesa dikemas dalam satu organel yang di batasi membran.
5. Flagela merupakan bulu seperti cambuk yang
merupakan alat gerak. Flagella hanya terdapat pada sel hewan,
namun tidak selalu sel hewan memiliki flagella. Flagella
merupakan alat gerak tentu saja fungsinya sebagai pergerakan sel.
6.
Kloroplas merupakan plastid yang berwarna hijau,
atau butiran dalam sel tumbuhan yang mengandung klorofil dan pigmen lain yang sangat penting untuk proses
fotosintesis.
7.
Badan golgi adalah benda berbentuk kantung pipih dalam sitoplasma.
Fungsi dari badan golgi adalah sebagai berikut :
b.
Membentuk lisosom.
c.
Untuk sekresi pada mukosa.
8. Lisosom merupakan butiran dalam sitoplasma sel hewan berbentuk lonjong
yang banyak mengandung enzim penghidrolisis. Fungsi dari lisosom adalah :
a.
Berperan penting dalam matinya sel.
b.
Mencerna makromolekul secara intraseluler.
c.
Sebagai penghasil dan penyimpan enzim pencernaan seluler.
d.
Mencerna materi yang diambil secara endusitosis.
e.
Menghancurkan organel sel lain yang
sudah tidak berfungsi.
f.
Menghancurkan sel nya sendiri (autolisis).
9. Sentriol/sentrosom adalah organel sel berupa batang pendek sangat kecil
yang
terdapat di dalam sentrosom. Sentrosom merupakan organel sitoplasma yang
terletak di dekat nukleus dan bereplikasi sendiri, fungsi sentriol/sentrosom yaitu :
terdapat di dalam sentrosom. Sentrosom merupakan organel sitoplasma yang
terletak di dekat nukleus dan bereplikasi sendiri, fungsi sentriol/sentrosom yaitu :
a.
Mengatur pembelahan sel,
dan pemisahan kromosom selama pembelahan sel
pada hewan.
pada hewan.
b.
Mensintesis mikrotubul silia dan flagella.
c.
Menghasilkan gelendong pada sel hewan.
d.
Sebagai benda kutub dalam mitosis dan meiosis.
10.
Sitoplasma merupakan cairan yang mengisi seluruh
sel. Sitoplasma berfungsi
sebagai :
sebagai :
a.
Tempat berlangsungnya metabolisme sel
b.
Menghasilkan sumber energi.
11. Vakuola adalah ruangan di dalam sitoplasma yang
berisi cairanisotonik dengan sitoplasma yang dikelilingi oleh sebuah selaput.
Vakuola biasanya terdapat pada sel tumbuhan. Adapun fungsi
dari vakuola adalah :
a.
Sebagai pengatur tekanan turgor.
b . Tempat menyimpan cadangan makanan, pigmen,
minyak
astiri, dan sisa metabolisme.
astiri, dan sisa metabolisme.
c. Untuk memasukkan air melalui tonoplast
untuk membangun
turgor sel.
turgor sel.
12.
Plasmodesmata berfungsi sebagai pintu keluar masuknya zat ke dalam sel atau
keluar sel.
keluar sel.
13.
Peroksisom adalah organel-organel kecil dengan selaput tunggal
yang
mengandung sejumlah enzim oksidase dan katalase yang berfungsi sebagai :
mengandung sejumlah enzim oksidase dan katalase yang berfungsi sebagai :
a.
Merubah lemak menjadi karbohidrat.
b.
Menghasilkan enzim oksidatif untuk membentuk H2O2
atau racun.
c.
Menghasilkan enzim katalase untuk mengubah H2O2
menjadi H2O dan O2.
d.
Menetralkan racun.
14.
Mikrotubulus adalah buluh halus yang terdapat di dalam sel
yang membentuk
sitoskelet bersama mikrofilamen. Fungsi mikrotubulus terhadap sel adalah :
sitoskelet bersama mikrofilamen. Fungsi mikrotubulus terhadap sel adalah :
a.
Membentuk protein tubulin.
b.
Penyusun spindle, sentriol, silia dan flagella.
c.
Berperan penting dalam pembelahan sel.
15.
Retikulum endoplasma merupakan kumpulan sekat dalam sitoplasma setiap sel
yang berfungsi sebagai alat-alat transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri.
Retikulum endoplasma terbagi menjadi dua yaitu:
yang berfungsi sebagai alat-alat transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri.
Retikulum endoplasma terbagi menjadi dua yaitu:
a.
Retikulum endoplasma kasar
b.
Retikulum endoplasma halus.
Antara pembagian tersebut fungsi antara kasardan halus berbeda.
a. Retikulum endoplasma kasar berfungsi sebagai mensintesa protein, sedangkan
b. Retikulum endoplasma halus berfungsi sebagai mensintesa lemak,
fosfolipid
dan steroid.
Perbedaan untuk sel hewan dan sel tumbuhan :

dan steroid.
Perbedaan untuk sel hewan dan sel tumbuhan :


